SASAK DIASPORA TEAM -BumiGora Bridge-

siapa sangka aku akhirnya menorehkan tinta dan membuat tanda tangan pada proposal itu. Dulu hanya terbayang bagaimana caranya bisa mengikuti acara besar semacam itu. Siapalah aku? mahasiswi biasa dengan kemampuan standar. Ip gak pernah tiga dan nilai C dimana-mana.

tetapi, mimpi adalah kayu bakar pada tungku perapian kan?

aku letakkan mimpiku dalam genggaman. dan aku akan berusaha meraihnya dengan cara terbaik dan tetap berdoa kepada Allah. Aku yakin ada sedikit rejeki untukku dibidang itu. Aku yakin.

dan iya. Jalan Allah memang selalu baik. meskipun waktu liburan terkuras begitu saja, waktu tidur juga berkurang, harus berpikir keras, mengatur emosi untuk sebuah kerja sama, dan banyak hal yang harus dipelajari sembari dijalankan. Aku tidak menyesal. Aku senang. Aku bahagia.

Terima Kasih Allah, Terima Kasih mamak, terima kasih kesempatan.

mataram, 21 september 2014
08:05 pm


Comments

Popular Posts