Tuhan mengarahkanku untuk mengembalikannya ke tempat semula





Dua puluh delapan juni. Rasanya aku menuntaskan apa yang mengganjal di hati.  Setelah dua tahun berlalu, semuanya kembali menjadi baik hari ini. Aku bersyukur bisa mengalahkan rasa takut dan egoisku sendiri.
Aku masuk dengan tampang tertekan. Siapa sangka dia akan menyambutku dengan ciuman di pipi kanan dan kiri. Siapa sangka. Sontak aku pun menciumi tangannya. Ahahhaa.. kemudian kami berbincang. Jujur itu adalah obrolan yang tidaka da tapi akua da-adakan. Sok asyik ceritanya. Padahal, aku benar-benar keringatan dan terbata-bata.
Untung ada adik kecil baru, aduhai rambutnya tebal sekali. jadi kita bisa berbincang seputar dia.
Kemudian setelah berpamitan, aku pergi ke rumah sakit. Menjenguk sebentar dan berbincang-bincang kecil.
Alhamdulillah leganya. Semua kembali seperti semula.
28 juni 2014
10:05 wita

Comments

Popular Posts