pelukan:)

                                                                               Pelukan :)

kita sudah terpisah cukup lama Hingga akhirnya waktu tersedia dan kesempatan yang baik mengizinkan kita untuk bertemu. Jangan kau tanyakan bagaimana bahagianya aku kala itu. Juga bahagia yang sama beberapa hari yang lalu ketika kita bertemu lagi.

Kondisinya sudah berbeda ya sekarang. :) pertemuan kedua ini begitu berkah dan dipenuhi cerita-cerita ala-ala anak kuliahan. Alhamdulillah puji syukur kepada penguasa hati yang tidak membiarkanmu menganggur kuliah lebih dari satu tahun. Alhamdulillah juga Dia menempatkanmu pada jurusan impianmu: Kedokteran. :):) 

teriakan histeris di pintu gerbang hijau rumahku pertanda rindu diantara kita akhirnya terluapkan juga. aku sangat merindukanmu, sahabatku. Rindu segala tingkah manja juga ngaretnya kamu. Tapi tidak ada yang perlu dipermasalahkan dari itu semua. Aku tahu kamu memang seperti. Memang seperti itu.

Kita bagi segala ceritera yang belum sempat diceriterakan. Panggilan romantis melebihi mereka yang berpadu kasih juga kita gunakan. hahaa :D tidak mengapalah. Tidak akan ada yang memarahi juga. 

Hari rabu (26/2) kita pergi ke Pantai. Sudahlah. Tidak ada yang bisa menghalangi segala kegilaan kita. Pun ketika berada di tempat yang sama. Kamu masih saja merindukan aku. Sejujurnya aku juga sebalinya. Hanya saja tidak dengan gamblang aku lontarkan.

Habiskan waktu bersama, nikmati hangat matahari bersama, nikmati pasir yang lengket, menghirup arma laut bersama, kemudian pulang. 

Lagi-lagi di depan gerbang. Kita saling menciumi tangan. Itu simbol saling menghargai dan menyayangi. Juga pelukan itu. Erat sekali. Ketika berdekapan, rasanya ada energi pershabatn yang kembali. Memenuhi perut dan merasa terbang. Bahagia sekali.. dan sekali lagi, Pelukan itu benar-benar erat.

Benar-benar saling merindukan.

Selong, 28 Februari 2014
00:34 Wita

Comments

Popular Posts