Aku Dalam Semester Tiga

Jam sudah menunjukkan pergantian hari. 00:01. Aku baru saja terbangun dari tidur sedari ba’da Isya. Hehe.. bukan tidur panjang setelah beberapa hari lo. Hanya tidur lebih awal bahkan sangat awal dibandingkan hari-hari biasanya. 

Dalam suasana hening kampung halaman ini, aku merasa nyaman. Nyaman sekali. Biasanya tidur di kamar kos sendirian, sekarang sudah tidur di kamar sendiri. Biasanya hanya memainkan laptop dan menonton film yang sengaja  aku copy dari teman, sekarang sudah bisa nonton tv dengan tenang. Kemudian berdiam diri di dalam kamar karena malas bermain. Sekarang? Malahan ketika sore aku justru bermain dengan ibu-ibu tetangga dan tertawa terbahak-bahak mendengar celoteh mereka tentang balita dengan tingkahnya yang menggemaskan. Ahhh suasana ini. atmosfer lingkungan ini benar-benar aku rindukan. Apalagi dinding-dinding yang menyapa ketika aku membuka mata di pagi harinya. Semua ini menyenangkan. Menyenangkan sekali.

Dalam keadaan sehening dan setenang dini hari ini. aku terngiang akan kata-kata seorang teman spesial di hati. Kata-katanya sederhana sih. Sering kali aku dengar bahkan aku ucapkan. Tetapi ketika dalam perjalan panjang  menuju rumah waktu itu, dalam diam aku berfikir. Apa aku sendiri sudah melakukan yang kami bicarakan tadi? Apa yang aku bisa setelah ini? Hingga aku tuliskan ini, aku masih bertanya-tanya atas kualitas diriku sendiri. KUALITAS DIRIKU SENDIRI SEBAGAI MAHASISWI FAKULTAS TEKNIK JURUSAN SIPIL SEMESTER TIGA.

Menilik jejak semester lalu. Sebelum liburan ini aku rasakan maksudku. Sepertinya aku gagal. Karena pengaruh tiga laporan tebal hasil prktikum dan satu tugas besar berisi hitungan yang harus dikerjakan secara manual benar-benar menyita waktu. Ditambah lagi pekerjaan menyebalkan sebagai coordinator yang harus menghubungi dan bertanggung jawab atas beberapa hal yang nurutku njelimet banget dah. Yang pasti aku ingin yang kemarin adalah kesalahan terakhir. Tidak ada lagi tangggung jawab atas banyak orang. Huft melelahkan sekali. Waktuku terbuang begitu saja. 

Ku menarik kesimpulan tentang kegagalanku semester tiga ini ya seperti itu, kenapa? Begini ya rinciannya, dari sekian mata kuliah yang aku pelajari selama semester tiga. Sekaligus mengintropeksi kesalahan dan kemalasanku sendiri. Dasar anak malas!!

  • Komputer = Dosennya jarang masuk, jadi jarang mengajar di kelas. Kalaupun masuk dan mengajar, materi yang beliau sampaikan sendiri tidak tuntas dan Running untuk materi fotran selalu mengalami kegagalan. Jadi bagaimana mau mencoba jika dosennya saja selalu salah. Saya juga jarang mencoba di kos. Karena hanya fokus pada laporan, laporan, dan laporan. Oleh karena itu sampai saat ini, aku tidak menguasai materi dan cara runningnya. Tidak paham ilmunya mungkin lebih tepat aku menyebutnya. Tidak pernah berlatih pula dasar malas.
  • Mekanika Bahan = materi kuliah ini sebenarnya adalah mata kuliah yang mengasyikan, kenapa aku bekata seperti itu? karena dosennya yang diampuh oleh Ibu Aryani Rofaida ST., MT ini mengajari dngan sanagt jelas dan lengkap. Materi dan contog=h soal beliau berika dalam setia pemebalajaran yang berlangsung di kelas. Tetapi beliau menjelaskan cepat sekali. Ditambah aku sering sekali mengantuk jika duduk dideretan nomor dua, tetapi jika duduk di paling depan, justru aku segar bugar. Aneh benar aku ini. banyak yang ingin aku tanyaakn kepada temanku tentang beberapa materi yang tidak jelas menurutku. Tetapi hidup tak selamanya pelangi. Ada saja kegiatan-kegiatan tambahan yang membuatku menunda, menunda, dan selalu menunda apa yang akan aku tanyakan kepada temanku. Aku juga memiliki sifat gengsi tinggi untuk bertanya kepada temanku yang pintar. Jadilah aku tidak bisa menajwab soal unjian secara maksimal dan nilai akhir yang aku dpaatkan adalah C+. Ya sudahlah. Begitu adanya. Mau bagaimana lagi? Hmm tetap Alamdulillah Ya ALLAH ..
  • Struktur Beton I = astaga!! Aku selalu takut setiap hari selasa pukul 09:30. Mata kuliah ini diampu oleh dosen hebat di Teknik. Beliau adalah Bapak I Nyoman Merdane. Ilmunya tinggi, tapi itu dah, gak bisa ngejelasin. Ngerti kok karena ada bantuan hand out . Uts dan uas tidka begitu baik. Tapi ak yakin bapak ini baik. Baik banget. Semoga ada kecerahan nilai. Saat aku tuliskan ini, nilai betonku udah keluar. Dapt C gpp. Alhamdulillah. Alhamdulillah.
  • Matematika teknik 2 = kali ini, aku akhirnya bisa belajar matematika teknik dan mengerti apa isinya. Sebelumnya jangan Tanya. Dosennya dalah Bapak Marwan. Meski tingginya tidak seperti dosen-dosen biasanya. Tetapi ilmu yang dibaginya lebih dari yang dibayangkan. Ilmu batin juga disirami setiap beliau mengajar. Semoga kepasraan terhadap hidup dapat terus ditingkatkan. Semoga ilmu=ilmu yang bapak beriakn bisa bermanfaat. Terima kaish, Pak.
  • Hidrologi = mata kuliah ini diampu oleh Ibu IR. Lilik Hanifah. Beliau menjelaskan seperti menjelaskan anak SD. Jadi secara konsep, kami menegerti. Tetapi ibu Lilik sangat berbahaya dalam memberikan nilai. Tidak ada nilai tambah yang beliau berikan. Kalaupun hasil ujian senilai dua puluh. Maka segitulah nilai yang etrtera pada nilai akhir. Hmm menakutkan. Soal uts beliau mengambil soal untu uas. Bagaimana tidak akmi kesulitan dalam menajwab. Kemudia soal uas, kami sudah mempelajari habis materi tugas besarm ee yang keluar justru cattan harian yang kami sepelekan. Sial! Aku kusal dengan diriku sendiri. Aku sudaah mempelajari bagian itu, tetapi kenapa haus lupa di tengah jalan. Siaaaaaaaaaaaaaaaaaal!!! Aku hardik diriku sendiri. Gagal perbaikan nilai. Hmmm semoga Allah membuka hati orang yang memberikan aku nilai. Aamiin..
  • Teknik Gempa = jeger!! Matkul ini tuh bener-bener bikin nyesek ketika kuliah setelah uts. Pergantian dosen dari ibu Fatmah ke Bapak Suparjo itu bener-benr buka mata. Kita belum pernah belajar mektek 3 justru udah ambil tekgem. Harusnya itu belum. Belum banget. Alhasil kita jadi ngangak sendiri dan mesti belajar keras. Ada tugas kecil yang harus kita kerjain, aku gak ikut kerjain tugas ini. aku akuin aku numpang nama. Bukan karena aku mau enaknya aja. Tapi pada kondisi ini, kami sudah membagi tugas untuk mengerjakan tugas yang begelanyat itu. aku mendapatkan bagian mengerjakan tugas narasi maket jembatan Girder I. tetapi aku tidka ingin tenggelam dalam ketidak bisaan. Aku berusha mencari metri dan mempelajarinya. Alhamdulillah aku menegrti. Dan bisa menjawab soal uas. Terima aksih nita, via, cipi, jegek, dan teman-teman yang lain. Aku tahu kelemahanku, aku belum bisa mnekonversiak satuan dengan benar. Astagfirullah, ini adalah keslaahna BESAR!! Yang ahrus aku tuntaskan. Harus sesegera mungkin.
  • Pemindahan Tanah Mekanis (PTM) = Menyesal. Bisa dikatakan aku menyesal mengambil matkul ini. tau kenapa? Iya karena dosen asli bernama bapak Oki jarang sekali masuk. Sekali masuk cuman kasiha ppt ajah. Karena hal itu maka yang mengajar adalah dosen genap A: bapak Warka. Bapak itu mah suka php-in orang. Gak pernah ngerti diajarin sama beliau. Ngerti si tapi udah kesel duluan. Pas ujian, yang keluar hitungan semuanya. Ya sudah, bisa gak bisa, asal jawab aja. Entahlah nilai yang keluar seperti apa. Pasrahkan saja semuanya.
  • Material Bahan Jalan (MBJ) = oh God. Aku merasa miris pada mata kuliah ini. Karena sebenarnya ini mata kuliah mudah sekali. Soal selama UTS dan UAS juga terbilang mudah. Tetapi karena sebelum Uts aku mengikuti suatu organisasi yang mengharuskan ku izin ngampus selama lima hari, maka materi terakhir paling penting tidak aku dapatkan. Ketika aku bertanya kepada teman, bertanya dengan sangat cerewet, tidak ada yang memberikanku penjelasan dengan sangat rinci. Damn! Oke fine dan aku menjawab soal uts dengan tidak sempurna. Menyedihkan sekali. Kemudian uas menjelang, aku sudah siap. Tetapi ada satu point yang ingin aku tanyakan kepada temanku yang pintar-pintar itu. Dewi fortuna sedang tidak menaungiku. Aku lupa membawa surat puas!!! Sial sumpah ini sial!! Aku harus kembali ke kos, terus kembali lagi ke kampus. Jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi. Sial!!! Aku terlambat. Sampai kelas, ujian sudah dimulai, bagaimana dengan satu pertanyaan yang akan aku ajukan????? Ah ingin sekali mendatangi temanku dan bertanya, tetapi itu mustahil sekali. Sudahlah. Aku menajwab soal sebisaku. San benar. Aku buntu di pertanyaan yang urung aku tanayakan itu. huft!! Tidak ada jwaban sempurna yang aku persembahkan. Aku tidak bisa menembus kesalahan sewaktu UTS lalu. Ya Allah.. aku serahkan segalanay kepadamu.  Aku berserah diri kepadaMu Rabb.. bukakan pintu hati orang yang memberikan Hamba Nilai. Aaamiin ..
  • Mekanika Tanah = hola Mektan. Mata kuliah ini diampu oleh Bapak dosen ganteng, Agung Prabowo. Beliau sangat memudahkan kami. Mungkin beliau menegrti ya bagaimana kesulitan kuliah di fakultas teknik. Beliau tetap menejlaskan point-point gara kami mengerti. Selain itu juga beliau sering memberikan soal kuis yang ada pada hand out  matkul. Tinggal diganti NIM nya aja. Ujian akhir juga seperti itu. intinya berlatih dan memperhatikan bapak Agung.
  • Statistika Dan Probabilitas = ilmu perkiraan ini diampu oleh ibu cantik asal bandung, Muhajirah.  Aku sayang ibu Muha. Satu kalimat yang aku tulis dalam catatan Stapro. Berharap aku akan mencintai dan menyukai matkul ini. Materi demi materi terselesaikan dan dapat dimengerti dengan baik hingga Uas tiba. Semoga segala ilmu-ilmu stapro ini berkah dan berkah untuk aku khususnya.

Banyak yang tidak aku pahami sepenuhnya. Faktornya adalah; aku tidak mengulang pelajaran itu lagi di kos, karena ada beberapa laporan praktikum yang harus aku tuntaskan sebelum Ujian Akhir Semester (UAS) tiba. Kemudian untuk segala kesalahan yang lalu, aku jadikan pecut. Aku jadikan pecut untuk punggungku sendiri.

Sekarang, aku bisa apa? Apa yang harus lakukan. Oke stay calm.  Aku harus berfikir dan bertindak keetika aku mengusaikan tulisan ini.
 
Yang harus aku perdalam adalah Mekban, Beton, Tekgem. Oke. Harus cari solusi atas ketidak mengertian itu semua. Target adalah minta ajar di maya. Karena maya mengerti mekban. Trus untuk beton, aduuh aku gak bawa hang out beton. Mari belajar dari slide yang ada di laptop. Untuk tekgem. Belajar dari slide dan semua materi yang diberikan pak Parjo.

Ya Allah. Tolong hambaMu ini mengubah nasibnya sendiri. Tolong ya Ya Allah.. tolong.  BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM..

Ria Rizky Rahmalia
30 januari 2014

Comments

Popular Posts